Viral, Wanita di Tasikmalaya Ini Hamil dan Melahirkan Hanya dalam Waktu 1 Jam, Ngaku Sedang Menstruasi!

Subtitle goes here

By:

Juli 22, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Seorang ibu di Tasikmalaya mendadak viral. Ia baru saja melahirkan bayinya namun kehamilannya baru satu jam! Wanita ini bernama Heni ini melahirkan seorang bayi laki-laki bernama Lingga Cipta Radeva pada Sabtu (18/7/2020).

Heni menyebutkan ia tak merasa sedang hamil. Bahkan Heni mengaku bahw dirinya sedang menstruasi. Kisah Heni yang melahirkan tanpa adanya proses kehamilan selama bulan ini tentunya menggegerkan warga setempat.

Kisah Heni yang melahirkan bayi tanpa proses hamil itu pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Taufik Romdoni.

Loading...

Dikutip TribunnewsBogor.com, Taufik dalam laman Facebook-nya membagikan kabar soal Heni yang melahirkan seorang bayi laki-laki. Dalam narasinya, Taufik bercerita bahwa Heni hanya mengalami proses kehamilan selama satu jam sebelum akhirnya melahirkan.

“Subhanalloh Walhamdulillah Walaailaaha Illlalloh Walloohu Akbar

Inilah tanda-tanda kebesaran Alloh SWT.

Dmn Alloh telah menganugrahkan seorang Bayi Laki-laki kepada sepasang suami istri dengan proses kehamilan hanya satu jam tidak dalam waktu sembilan bulan.

Bahkan melahirkannya pun dalam keadaan menstruasi. Semoga menjadi anak yang sholeh dan beriman. Aamiin

Wallohu’alam,” tulis Taufik Romdoni dilansir pada Senin (20/7/2020). Dalam wawancara Taufik tersebut, Heni membuat pengakuan.

Bahwa sebelum melahirkan bayinya, Heni tak menaruh curiga bahwa dirinya sedang hamil. Heni mengaku bahwa di Sabtu malam itu, perutnya terasa sakit.

Namun kala itu, Heni tak curiga dirinya akan melahirkan. Heni malah mengaku bahwa dirinya saat itu sedang datang bulan alias menstruasi.

“Seperti apa ? Nyeri atau ?” tanya Taufik.

“Nyeri (di perut bagian kanan),” jawab Heni.

“Enggak curiga hamil ? Enggak curiga mau melahirkan ?” tanya Taufik lagi.

“Nuju haid (lagi menstruasi)” pungkas Heni.

Tak cuma itu, selama sembilan bulan ke belakang, Heni mengaku rutin mengalami menstruasi. Kondisi tersebut tentu tak lazim terjadi pada ibu hamil.

Heni juga mengaku bahwa berat badannya tidak mengalami kenaikan selama sembilan bulan terakhir. Kepada Taufik, Heni bercerita soal detik-detik sebelum kelahiran Lingga, bayi laki-lakinya.

Heni mendadak merasa perutnya sakit pada pukul 20.00 WIB. Saat itu, Heni beberapa kali sempat merasakan nyeri di bagian perutnya.

Hingga akhirnya pada pukul 21.30 WIB, Heni syok lantaran harus melahirkan bayi. Kelahiran bayi Heni itu pun dilakukan secara normal.

Sebelum melahirkan Lingga, Heni rupanya sudah dua kali menjalani proses persalinan. Anak pertama Heni kini sudah berusia 10 tahun.

Dan anak kedua Heni baru berumur 19 bulan. Penjelasan Medis Melahirkan Tanpa Hamil

Dalam dunia medis, seorang peremuan yang tak mengetahui dirinya sudah hamil sampai berbulan-bulan lamanya disebut dengan kehamilan kriptik atau cryptic pregnancy.

Menurut laman Kompas.com, ada penyebab utama mengapa kehamilan kriptik terjadi. Penyebab utama itu adalah kadar hormon kehamilan hCG (human chorionoic gonadtropin) yang rendah dalam darah.

Hormon tersebut diproduksi oleh plasenta untuk mempertahakan kehamilan dan mendukung perkembangan janin.

Dalam kasus tertentu, wanita yang menghasilkan hormon hCG dalam jumlah sedikit mungkin akan mendapatkan hasil negatif saat dicek lewat tes pack.

Tentu saja, saat mengetahui hasilnya negatif, perempuan yang hamil justru akan berpikir dirinya tak hamil.

Bisa saja, hasil negatif tersebut palsu lantaran belum waktunya bagi tubuh untuk memproduksi hCG.

Biasanya, hormon hCG hadir dalam darah sekitar enam hari setelah impalantasi atau sekitar pekan ke-3 kehamilan. Hormon itu akan memuncak dalam 14 minggu setelah hari pertama haid terakhir.

Kemudian, ada sebuah penelitian dari Universitas Turin, Italia, pada 2007 yang mengungkapkan mengapa ada tubuh perempuan yang sama sekali tidak memperlihatkan gejala kehamilan padahal sedang hamil.

Hal tersebut, menurut penelitian itu, sebetulnya menandakan tubuh kurang cukup kuat untuk melangsungkan proses mengandung.

Lebih lanjut, masih menurut laman Kompas.com, ada juga penyebab lain mengapa seorang perempuan bisa tak tahu bahwa dirinya sedang hamil.

Penyebab itu berkaitan dengan masalah kejiwaan. Ada gangguan kejiwaan yang disebut dengan istilah denied pregnancy.

Dalam kondisi itu, seorang perempuan tak merasakan atau tak menerima bahwa mereka akan punya bayi. Beberapa hal bisa jadi penyebab mengapa seorang perempuan tanpa disadari menolak dirinya sedang hamil.

Faktor pertama, adalah stres berat dan ketakutan yang amat sangat. Bisa jadi, perempuan ketakutan saat menjadi seorang ibu, sehingga refleks menolak kenyataan yang ada.

Efeknya, perempuan yang mengalami demikian akan menganggap bahwa kram perut yang dialami hanya sekadar gejala masuk angin atau kembung biasa.

Padahal, yang perempuan itu alami sebenarnya adalah tanda perdarahan implantasi.(*)

sumber: wiken.grid.id

0 Comment

Leave a Comment