Usai Cekcok Baju Lebaran dengan Suami, Ibu muda di Bengkulu ini ditemukan Tewas Gantung diri

Subtitle goes here

By:

Mei 11, 2021

Shares

4.0 of 3 Users
Loading...

Ibu muda bernama Divia Clara Shency (19 tahun) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Bengkulu, dikenal baik dan merupakan lulusan terbaik sekolah keperawatan.

Usai menyelesaikan pendidikan SMA-nya, wanita yang berparas cantik itu pun memilih untuk menikah muda dengan RK (20 tahun). Dalam pernikahan mereka dikaruniai seorang putri yang masih berusia 2 tahun.

Pada unggahan di Facebook miliknya, Clara tampak kerap membagikan momen kebersamaannya dengan anaknya itu.

Kepergian Clara, tentu menyisakan kesedihan bagi keluarga dan teman-temannya. Hal itu pun tampak pada beberapa ucapan yang disampaikan temannya di akun Facebooknya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Clara ditemukan tewas dengan kondisi memilukan di rumah mertuanya di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Bengkulu, Sabtu sore (8/5/2021).

Berdasarkan keterangan dari keluarga, sebelum melakukan aksinya, terdengar cekcok mulut antara Clara dan RK karena permasalahan baju lebaran dan kebutuhan lebaran lainnya.

Melihat Clara yang emosi, RK pun memilih pergi dari rumah dan meninggalkan istri bersama anaknya.

Tak berapa lama setelah ditinggal RK, adik ipar Clara, K (13 tahun) tak sengaja melihat Clara yang sedang mencekik anak balitanya hingga nyaris tewas. Beruntung, K berhasil membawa balita itu keluar dari rumah.

Sekitar pukul 16.45 WIB, K berniat mengambil sapu di dalam rumah, namun pintu depan dalam keadaan terkunci. Ia pun lalu masuk lewat pintu belakang.

Namun, begitu sampai di dalam rumah, betapa terkejutnya ia melihat Clara yang sudah terbujur kaku dengan kondisi tergantung tali tambang dan rafia yang biasa digunakan untuk ayunan, di ruang tengah rumah mertuanya.

Saat ditemukan, kondisi Clara sangat memprihatinkan dengan lidah menjulur keluar dan berliur, mengeluarkan air kencing dan kotoran yang membasahi celananya.

Tangan Clara juga terlihat masih menggenggam tali di lehernya, diduga kuat karena menahan rasa sakit saat meregang nyawa. Disamping Clara, tampak pula kursi kayu yang sudah terjungkal.

K pun langsung berteriak minta tolong ke tetangga sekitar. Usai diturunkan, Clara yang sudah tak bernyawa itu lalu dibawa ke RSUD Lebong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

0 Comment

Leave a Comment