Syahrini Biasa Ekspos Kemesraannya dengan Reino Barack Lewat Media Sosial, Jadi Tanda Pasangan yang Bermasalah?

Subtitle goes here

By:

Januari 24, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Syahrini kembali menampilkan kemesraan bersama sang suami, Reino Barack di awal tahun, 1 Januari 2021.

Kemesraan dalam rumah tangga ditunjukan oleh penyanyi fenomenal Syahrini bersama dengan Reino Barack sang suami saat berlibur.

Perjalanan rumah tangga antara penyanyi yang kerap disapa Incess dengan pengusaha berdarah Jepang yang hampir memasuki usia 2 tahun perkawinan ini memang selalu sukses mencuri perhatian.

Dipersunting oleh seorang konglomerat muda, tak pernah sekalipun terdengar berita miring perihal rumah tangga yang dijalani Syahrini dengan Reino Barack.

Keduanya bahkan selalu menunjukan kemesraan dan dukungan bagi satu sama lain kala sedang mengalami kesulitan.

Inces sempat mengaku selama menjalani ikatan rumah tangga dengan Reino Barack, mereka berdua tak pernah sekalipun mengalami perselisihan.

Baru-baru ini Incess bahkan sedang menikmati masa liburan bersama Reino Barack dengan mengunjungi negara Jepang tempat Reiko Barack ibu Reino Barack berasal.

Tak hanya sebentar, Syahrini dan Reino Barack akan menghabiskan waktu selama dua bulan lebih di negara Sakura itu.

Namun apakah pasangan yang sering pamer kemesraan berarti adalah pasangan yang sangat bahagia atau justru tanda tak bahagia?

Bisa jadi pasangan itu sesungguhnya jauh dari bahagia, menurut seorang ahli.

Mengutip Intisari Online, Seksolog Nikki Goldstein mengatakan, pasangan yang berlebihan berbagi foto bahagia itu mengompensasi rasa tak aman atau retakan dalam hubungan mereka.

Lantas mereka mencari penghiburan dari teman-teman dan pengikut di media sosial.

“Seringkali mereka yang paling sering mengunggah, mencari validasi hubungan mereka dari orang lain di media sosial,” kata Goldstein.

Tombol like dan komen bisa jadi alat pembenaran saat dua orang dalam sebuah hubungan sedang berjuang.

Tentu saja mengunggah kepura-puraan untuk menutupi masalah bukanlah hal baru.

Hanya saja masalah itu dilihat dan dibagi ke para pengikut dan teman-teman di media sosial.

Orang mengambil foto dan mengunggah langsung di Instagram dengan hashtag bikin perut mulas dapat berarti masalah karena mereka cenderung memperhatikan komen dan like daripada kehidupan yang dijalani bersama pasangan saat ini.

“Orang yang fokus pada selfie berdua dengan pasangan dan mendapatkan filter serta hashtag tepat, mereka sebenarnya kehilangan momen.

Mengapa Anda tak mengambil foto, karena memori indah dan menjadi momen yang bisa dilihat kembali,” katanya.

“Pasangan cenderung mengambil foto-foto dan langsung mengunggahnya di dunia maya, kemudian “menikmati” like serta komen yang muncul daripada menikmati waktu berdua dengan pasangan,” tambahnya.

Hashtag dan komen yang memasukkan istilah “my boy” atau “my girl” bisa jadi ada masalah lebih dalam yang melibatkan ketidakamanan dan sifat posesif.

“Sepertinya ada pernyataan seperti, lihatlah teman-teman, perempuan atau laki-laki ini punya saya,” ujar Goldstein.

“Kenapa tidak mengunggah foto karena itu adalah momen bahagia atau lucu atau karena foto itu memang mencerminkan kebahagiaan?” imbuhnya.

Namun meski begitu, tak semua postingan kemesraan bisa diartikan sebagai hubungan yang bermasalah.

Banyak faktor seperti lingkungan, kondisi psikologis, atau mood yang mempengaruhi ekspresi seseorang dalam mengekspresikan segala emosinya.(*)

sumber: wiken.grid.id

0 Comment

Leave a Comment