Sebulan Bebas Asimilasi Covid 19, Pemuda 20 Tahun Gasak Perawan Gadis 19 Tahun yang Dikenalnya di Facebook

Subtitle goes here

By:

Mei 12, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Sebulan Bebas Asimilasi Covid 19, Pemuda 20 Tahun Gasak Perawan Gadis 19 Tahun yang Dikenalnya di Facebook
Loading...

Program asimilasi Covid 19 untuk para tahanan, terbukti tidak efektif. Buktinya, belum sampai satu bulan bebas dari tahanan karena program asimilasi, pria berinisial AS (20) sudah berulah lagi.

AS warga Merbau Mataram, nekat menghilangkan keperawanan gadis 19 tahun warga Kecamatan Sukadana, Lampung Timur pada 30 April 2020 lalu. Untung saja AS berhasil dibekuk petugas Polsek Bandar Sribhawono dibantu Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Timur, Jumat (1/5/2020), di kediamannya.a

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Faria Arista mengungkapkan kronologi terjadinya kasus pemerkosaan, bahwa pelaku AS ternyata baru bebas dari Lapas Sukadana karena program asimilasi Covid 19. “Sebelumnya pelaku ditahan atas kasus pemerkosaan juga, dan belum ada satu bulan keluar dari Lapas Sukadana,” jelasnya.

Loading...

Faria menjelaskan, pelaku berkenalan dengan korban yang masih berusia 19 tahun melalui media sosial Facebook. “Pelaku saat itu berkenalan dengan korban menggunakan nama Wahyu. Dari Facebook tersebut mereka berjumpa dan berkenalan,” ungkapnya.

Pelaku menjemput korban dan kemudian membawanya ke sebuah perkebunan di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur. Begitu sampai di lokasi yang arealnya memang sepi, pelaku tak mau berlama-lama untuk melampiaskan hawa nafsunya yang sudah memuncak.

Pelaku pun langsung membanting korban dan memaksa korban untuk menuruti kemauannya, sembari mengancam korban akan diikat jika terus memberontak. Korban yang tak bisa berbuat apa-apa ditambah kalah tenaga, dan akhirnya pelaku dengan buasnya mencicipi tubuh korban hingga puas.

“Setelah pelaku selesai melakukan tindakan bejatnya, korban ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan, dan pelaku melarikan diri. Korban langsung minta tolong, dan teriakannya didengar warga setempat, yang langsung membawa korban ke Mapolsek Bandar Sribhawono untuk membuat laporan,” kata Faria.

Tak butuh lama bagi polisi untuk menangkap pelaku. “Pelaku kami ringkus di rumahnya tanpa perlawanan dan saat ini kasusnya masih didalami,” pungkasnya.

0 Comment

Leave a Comment