Sayangkan Orang yang Laporkan Video Syur Gisel, Roy Marten: Ngapain Bukan Urusan Dia

Subtitle goes here

By:

Januari 04, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Nama Gisella Anastasia kini tengah menjadi buah bibir publik usai statusnya dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus video syur 19 detik.

Mengenai hal ini, Roy Marten tetap memberikan dukungan dan doanya agar mantan menantunya itu lekas bangkit.

Bahkan, Ayah Gading Marten itu menyayangkan sikap netizen yang banyak menghujat Gisella Anastasia.

Menurut Roy Marten, hal itu tak tepat dilakukan mengingat kondisi Gisel kini tengah terpuruk.

“Ini ada sebuah pribadi yang baru tersakiti, sebuah pribadi yang lagi terpuruk sebaiknya ikut kita doakan, supaya bangkit kembali. Bukan kita tambah dengan caci maki kita,” kata Roy Marten.

Lebih lanjut, Roy Marten juga turut menyinggung aksi sang pelapor.

Ia bertanya-tanya apa alasan sang pelapor melakukan hal itu. Menurut Roy Marten hal itu bukan urusan si pelapor.

“Ya ngapain dia lapor-lapor itu ngapain, bukan urusan dia sebenarnya,” ujar Roy Marten seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Trans TV 2 Januari 2021.

Diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, karena kasus ini, Gisel dijerat dengan Pasal 4, Juncto Pasal 29 di UU nomor 44 tentang pornografi. Kemudian di Pasal 8 Juncto Pasal 34 UU Nomor 44 juga di Pasal 27 di UU ITE.

Yusri Yunus menuturkan kalau ancaman hukuman penjara bagi kedua tersangka kasus video pornografi ini minimal terkena kurungan enam bulan penjara dan maksimal 12 tahun.

“Ancamannya mulai dari paling rendah 6 bulan dan paling tinggi adalah 12 tahun penjara,” kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu 30 Desember 2020.

Yusri Yunus menyampaikan, pihak kepolisian memang masih akan memanggil Gisel dan Michael Yukinobu Defretes pada 4 Januari 2021 mendatang.

Keduanya diharapkan bisa hadir sebagai tersangka usai ditetapkan oleh penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus video pornografi yang menghebohkan publik sejak mencuat 7 November 2020 lalu.

“Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya ya, pemeriksaan itu kapan, tanggal 4 Januari 2021 nanti, tahun depan ya. Bagaimana hasilnya nanti, apakah akan dilakukan penahanan atau tidak tunggu dari hasil pemeriksaan,” ungkapnya.

sumber: pikiran-rakyat.com

0 Comment

Leave a Comment