Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri – Ciri, Jenis dan Model Pasar Oligopoli

Subtitle goes here

By:

Mei 10, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Pengertian Pasar Oligopoli
Loading...

Pasar oligopoli ini merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna, dimana pasar persaingan sempurna mempunyai jumlah produsen dan konsumen yang banyak. Dalam pasar poligoli ini merupakan persaingan tidak sempurna dimana barang yang dijual sulit dibedakan walaupun terdapat beberapa produsen yang menyediakannya. Untuk tahu lebih jelas, langsung saja simak ulasan selangkapnya di bawah ini.

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah  salah satu bentuk pasar persaingan tidak sempurna dimana barang yang dijual di pasar ini sifatnya homogen (sulit dibedakan meskipun produsennya ada beberapa). Karena sifatnya yang homogen, secara umum produsen pada pasar oligopoli akan aktif melakukan promosi atau iklan. Melalui iklan atau promosi tersebut produsen membentuk persepsi konsumen tentang perbedaan suatu produk dengan produk lain yang ada di pasar.

Pasar oligopoli di dalamnya terdapat beberapa produsen/ penjual yang menguasai pasar dengan banyak konsumen atau pembeli. Pasar oligopoli biasanya didominasi oleh lebih dari dua produsen tapi tidak lebih dari sepuluh produsen.

Loading...

Ketatnya persaingan antar produsen di pasar oligopoli membuat mereka melakukan berbagai upaya agar dapat bertahan. Persaingan di pasar ini berpengaruh pada penentuan harga produk yang dijual, ketika salah satu perusahaan menurunkan harga maka perusahaan lain pun akan melakukannya agar tidak kehilangan konsumen.

Ciri – Ciri Pasar Oligopoli

Ciri - Ciri Pasar Oligopoli

Ciri – Ciri Pasar Oligopoli

Berikut merupakakn ciri dari pasar oligopoli, antara lain:

  1. Umumnya terdapat lebih dari dua produsen dan kurang dari sepuluh produsen yang menguasai pasar ini.
  2. Jenis produk yang dijual di pasar oligopoli bersifat homogen dan dapat saling menggantikan. Misalnya, sabun mandi dengan berbagai pilihan bentuk, warna, dan aroma.
  3. Kebijakan produsen utama yang menguasai pasar biasanya akan berpengaruh terhadap kebijakan produsen lainnya.
  4. Harga barang di pasar ini cenderung sama atau ada perbedaan kecil.
  5. Produsen atau penjual baru sangat sulit untuk memasuki pasar ini karena biasanya produsen lama akan bermain harga untuk lebih menarik konsumen.
  6. Mengingat produk yang dijual bersifat homogen, dibutuhkan strategi promosi dan iklan serta inovasi secara terus menerus agar bisa bertahan di pasar ini

Jenis – Jenis Pasar Oligopoli

Secara umum, terdapat dua jenis pasar oligopoli, diantaranya sebagai berikut:

1). Pasar Oligopoli Murni

Bentuk pasar ini disebut juga dengan Pure Oligopoli, yaitu jenis pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen dimana produk yang dijual sifatnya identik atau sama sehingga sulit untuk dibedakan. Cara untuk mengenali produk perusahaan tertentu bisa dilakukan dengan melihat merk atau brand pada kemasan produk. Contohnya adalah industri air mineral, semen, seng, dan lain-lain.

2). Pasar Oligopoli Terdiferensiasi

Jenis pasar ini disebut juga dengan Differentiated Oligopoly, yaitu pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen dimana produk yang dijual sifatnya homogen. Produk pada pasar jenis ini sangat sulit dibedakan kualitasnya, namun dapat dibedakan dengan melihat coraknya. Contohnya adalah industri sabun, rokok, sepeda motor, dan lain-lain.

Model Pasar Oligopoli

Model Pasar Oligopoli

Model Pasar Oligopoli

Ada beberapa model oligopoli yang banyak diaplikasikan oleh para ekonom yaitu sebagai berikut :

  1. Model Bertrand
    Model Bertrand yaitu dimana penjual akan menentukan harga agar mendapatkan keuntungan secara optimal berdasarkan harga yang diduga akan ditetapkan oleh produsen pesaingnya.
  2. Model Cournot
    Model cournot merupakan jenis pasar oligopoli yang memiliki asumsi dengan adanya dua penjual yang sama atau identik akan terdorong untuk menawarkan harga yang sama pula.
  3. Model Stackelberg
    Akan ada satu produsen besar yang mendominasi pasar sebagai leader dan akan menentukan tingkat produksinya terlebih dahulu, hal ini disebut dengan model stackelberg. Sehingga beberapa produsen dibawahnya akan menentukan tingkat produksinya setelah mengetahui skala yang ditentukan market leader tersebut.

Kelebihan Pasar Oligopoli

  1. Pada pasar oligopoli konsumen dapat memilih produk sesuai dengan keinginannya karena pasar ini menyediakan banyak pilihan.
  2. Ketatnya persaingan antar produsen pada pasar oligopolo memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen, yaitu kesadaran produsen tentang pentingnya produk berkualitas dengan harga terjangkau.
  3. Umumnya produsen di pasar oligopoli selalu melakukan inovasi terhadap produk dan pelayanannya sehingga dengan sendirinya produk akan terus berkembang.

Kekurangan Pasar Oligopoli

  1. Produsen baru akan kesulitan untuk masuk ke pasar oligopoli, karena persaingannya sangat ketat mengingat produk yang dijual bersifat homogen.
  2. Sering terjadi perang harga antara produsen dengan produsen lainnya untuk memikat lebih banyak konsumen.
  3. Memerlukan modal besar untuk melakukan promosi/ iklan secara terus menerus agar dikenal/ diingat oleh konsumen, dan produknya dapat dibedakan dengan produk dari produsen lain.

Sekian ulasan singkat mengenai Pasar Oligoli, meliputi pengertian, jenis, model, kelebihan, dan kekurangannya. Semoga bermanfaat.

0 Comment

Leave a Comment