Pengertian Libur, Manfaat dan Dampak Negatif Liburan

Subtitle goes here

By:

Februari 11, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Pengertian Libur

Tidak jauh berbeda dengan Hari Libur Nasional, Hari Libur atau Liburan adalah suatu masa di mana orang-orang meluangkan waktu yang bebas dari pekerjaan atau dunia persekolahan. Umumnya liburan terjadi pada pertengahan tahun atau akhir tahun, juga pada hari raya. Dalam kondisi khusus seperti bencana alam, hari libur dapat ditetapkan oleh pemerintah.

Perbedaan mendasar pada hari libur nasional dengan hari libur terletak pada kepentingan yang mendasari hari tersebut libur, hari libur nasional hanya diberikan pada waktu-waktu penting untuk orang banyak, seperti hari raya keagamaan, hari bersejarah, dan lainnya. Sedangkan hari libur dapat didapatkan apabila terdapat suatu kepentingan pribadi, entah itu untuk suatu keperluan yang tidak dapat ditinggalkan, maupun untuk sekedar rehat dari segala rutinitas.

Manfaat Liburan Bagi Kesehatan

Saat merasa penat dengan rutinitas, kebanyakan orang mungkin akan berpikir untuk berlibur. Selain bisa membantu menyegarkan kembali pikiran, liburan juga ternyata dapat membawa banyak manfaat bagi kesehatan, lho. Berikut beberapa manfaat liburan bagi kesehatan:

1. Menurunkan Risiko Depresi

Rutinitas sehari-hari terkadang tidak hanya akan memunculkan kelelahan secara fisik, tetapi juga mental. Stres yang berujung pada depresi menjadi masalah yang umum terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan dengan rutinitas sehari-hari, dan jarang memiliki kesempatan untuk liburan.

2. Meningkatkan Sistem Imun

Selain kesehatan mental, liburan juga baik untuk kesehatan fisik. Salah satunya adalah meningkatkan sistem imunitas atau daya tahan tubuh. Karena suatu lingkungan yang baru dan menyenangkan dapat menstimulasi sistem imun untuk bekerja lebih baik.

3. Mencegah Penyakit

Penelitian yang dilakukan para peneliti di Framingham Heart Study menghasilkan kesimpulan bahwa orang yang berlibur secara rutin memiliki risiko yang lebih kecil untuk terserang penyakit jantung koroner atau penyakit kardiovaskuler lainnya. Hal ini dikarenakan liburan dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang dipicu oleh stres.

4. Menjaga Bentuk Badan Ideal

Bagi orang yang lebih suka memilih liburan dengan banyak melibatkan aktivitas fisik, seperti naik gunung, momen liburan dapat menjadi saat yang tepat untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar. Jika dilakukan secara rutin, liburan semacam ini pun bisa menjadi cara olahraga yang menyenangkan, untuk membuat dan menjaga bentuk tubuh agar tetap ideal.

5. Waktu untuk Istirahat Maksimal

Berdiam dan menenangkan diri di rumah dengan menyediakan waktu sebanyak-banyaknya untuk diri sendiri pun juga bisa disebut sebagai liburan. Terutama bagi kamu yang selama ini memiliki segudang aktivitas yang menyita waktu tidur. Liburan dapat menjadi saat yang tepat untuk tidur dan beristirahat sepuasnya.

Dampak Negatif Liburan

Dibalik manfaatnya ternyata liburan juga memiliki dampak negatif jika dilakukan berlebihan. Memang pada dasarnya hampir semua hal mempunyai sebuah manfaat, namun melakukan suatu hal dengan berlebihan tidak pernah menjadi hal yang berdampak baik, termasuk dalam hal liburan. Ada hal yang hampir terlewatkan dalam liburan, karena terlalu lama liburan justru membuat kehidupan berjalan dengan tidak teratur. Berikut penjelasannya, antara lain:

1. Waktu Berlalu Begitu Cepat

Liburan selalu memberikan perasaan senang yang berdampak pada laju waktu yang terasa berlalu begitu cepat, karenanya tak heran kalau setiap kali berlibur banyak waktu yang terbuang dengan sia-sia. Apalagi ketika berlibur pada suatu tempat yang tidak tepat, saat libur seharusnya menjadi cara melepas penat malah menjadi bertambah penat. Atau malah mengisi liburan dengan makan-tidur-makan-tidur. Tentu saja waktu tanpa sadar akan berlalu dengan begitu cepat.

Mungkin untuk satu-dua hari pertama, kamu masih bisa bersantai ria. Namun, bagaimana kalau berlibur dengan kurung waktu 1-2 minggu ? Apa yang dilakukan malah menjadi kebiasan yang kurang baik untuk dilakukan secara terus-menerus. Misalnya yang awalnya bisa bangun pagi, jadi selalu bangun siang.

2. Jam Tidur dan Istirahat Berkurang

Berlibur dengan mengunjungi banyak tempat memang seru dan menyenangkan. Namun jika tidak bisa mengaturnya dengan baik, liburan bisa berujung kelelahan. Karena terlalu banyak tempat yang ingin dikunjungi mau tidak mau, jam tidur dan istirahat dengan tenang pun jadi berkurang. Ujung-ujungnya, kesehatan yang jadi taruhan. Tidak jarang, liburan menjadi waktu begadang yang tidak kamu sadari. Alih-alih tubuh jadi fresh malah kesehatanmu yang terganggu akibat jam tidur atau waktu istirahatmu yang kurang.

Sebaiknya sebelum memutuskan untuk berlibur, susun jadwal dengan baik agar semuanya terpenuhi. Sehingga waktu liburmu benar-benar mempunyai manfaat yang baik entah untuk kesehatan secara fisik maupun mentalmu. Saat memiliki waktu berlibur selama 7 hari, kamu harus meluangkan setidaknya dua hari untuk benar-benar memanjakan tubuhmu. Semoga bermanfaat.

0 Comment

Leave a Comment