Nikita Mirzani Remehkan Neraka, Buya Yahya: Dia Racun yang Berbahaya

Subtitle goes here

By:

November 25, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Presenter Nikita Mirzani agaknya tak pernah bosan membuat sensasi. Setelah berseteru dengan Ustaz Maaher At Thuawailibi dan Habib Rizieq Shihab, kini janda tiga anak itu secara terbuka mengaku, tak takut seandainya saat meninggal dunia, arwahnya ditempatkan di neraka. Lantas, apa maksud ucapan Nikita tersebut?

Melalui tayangan singkat yang diunggah akun Instagram @fuadbakh, Nikita Mirzani pada mulanya menjawab tantangan warganet terkait kemampuannya melafalkan ayat Quran. Kemudian, setelah selesai membacanya, dia melontarkan pernyataan mengejutkan. Nikita tak masalah jika kelak arwahnya dijebloskan ke dalam neraka.

“Lagian kan gue udah bilang, gue enggak gila-gila masuk surga, say. Gue mah di neraka juga enggak apa-apa,” ujar Nikita Mirzani, dikutip Selasa 24 November 2020.

Anehnya, Nikita justru mengaku senang seandainya ditempatkan di dalam neraka. Sebab, menurutnya, di sana dia bisa bertemu dengan teman-teman sepergaulannya. Sehingga, mereka semua bisa mengadakan ‘reuni’ dan membuat acara bersama.

“Happy, ketemu temen-temen gue banyak. Siapa tahu gue bisa bikin acara di situ (neraka),” terangnya.

Bukan hanya bertemu dengan teman-teman sepermainan, Nikita secara tak langsung menyebut, neraka merupakan tempat berkumpulnya orang-orang terkenal. Maka, dengan masuk ke dalamnya, dia bisa berjumpa dengan sosok yang saat masih hidup acap dielu-elukan tersebut.

“Di sana ketemu Michael Jackson, terus bisa ketemu Amy Winehouse, gue mending masuk neraka aja, ketemu artis-artis juga. Tapi bukan artis Indonesia ya, males banget,” tegasnya.

Buya Yahya komentari ucapan Nikita Mirzani mengenai neraka

Pendiri Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya turut mengomentari pernyataan Nikita Mirzani yang mengaku tidak takut dengan neraka. Kata dia, apa yang disampaikan Nikita sangat berbahaya, apalagi mantan istri Dipo Latief itu merupakan pemeluk agama Islam.

“Kalau ada seorang hamba yang berkata semacam itu, maka dia telah mengalami kecelakaan besar, kita harus sedih, dia mendapatkan musibah, imannya telah hilang,” ujar Buya Yahya dikutip dari Pikiran-rakyat.

Adapun hukum dalam Islam, kata Buya, jika seseorang menyampaikan kalimat yang merendahkan surga dan neraka, maka orang tersebut bisa keluar dari imannya.

Buya Yahya mengatakan, Allah akan memudahkan hambanya sesuai dengan tujuannya, kalau ahli surga akan dimudahkan Allah untuk meniti jalan ke surga, sementara ahli neraka akan dimudahkan Allah meniti jalan ke neraka.

Lebih jauh, Buya Yahya juga berpendapat, orang Islam yang tak takut neraka biasanya bakal bertindak semena-mena. Sebab, apa yang hendak dia lakukan tak terhalang rasa takut terhadap dosa. Misalnya, keinginan untuk mencuri, berzina, dan berbohong bisa dilakukan tanpa rem.

“Dia punya racun yang membahayakan, dia sudah tidak takut dengan neraka dan gak ada remnya, kalau dia punya kekuasaan dia akan habisin semuanya demi kesenangannya, nggak takut hitungan surga dan neraka, itu manusia berbahaya,” kata Buya Yahya.

sumber: hops.id

0 Comment

Leave a Comment