Nadya Arifta Takut Posisinya Tergeser? Gadis yang Dijodoh-jodohkan dengan Kaesang Usai Foto Pose Finger Heart Kini Didepak dari Persis Solo, Jabatan Humas Dicopot Secara Lisan Tanpa Alasan Jelas

Subtitle goes here

By:

Mei 26, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Beberapa waktu lalu publik sempat dihebohkan dengan kabar dari putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang membeli klub sepak bola Persis Solo.

Bersamaan dengan peresmian Kaesang Pangarep sebagai pemegang saham terbesar di Persis Solo, sosok wanita cantik yang berpose dengan adik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menjadi sorotan.

Ya, wanita itu adalah Michelle Kuhnle.

Ia adalah gadis yang berpose bareng Kaesang Pangarep di Stadion Manahan dan mengenakan jersey kebanggaan Persis Solo.

Dalam foto tersebut, Kaesang dan Michelle tampak berpose menunjukkan finger heart ke arah kamera.

Sejak saat itu, Michelle Kuhnle ramai dijodoh-jodohkan dengan pemilik usaha Sang Pisang itu.

Sosoknya bahkan digadang-gadang akan menggeser posisi wanita yang saat ini dikabarkan sebagai kekasih Kaesang, yakni Nadya Arifta.

Kendati demikian, kabar itu tak dibenarkan karena hubungan Kaesang dan Michelle hanya sebatas rekan kerja saja.

Ya, Michelle merupakan sosok yang ditunjuk oleh Kaesang sebagai public relation atau humas Persis Solo.

Beberapa waktu berlalu, kabar mengejutkan datang dari sosok Michelle.

Gadis 16 tahun itu mengaku dipecat dari posisinya sebagai public relation atau humas Persis Solo.

Mengejutkannya, gadis berdarah Amerika ini dipecat per 21 Mei 2021 secara lisan.

Pemecatannya diduga dilakukan Media Officer Persis Solo berinisial BB tanpa melalui manajer HRD.

Kuasa hukum Michelle, Muhammad Taufik mengatakan, kliennya tidak mendapat surat resmi soal pemecatan dirinya sebagai humas Persis Solo.

Adapun Michelle datang ke kantornya di Jalan Monginsidi No 52, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

“Tiba – tiba dinyatakan PHK, orang dia kerja pakai surat perjanjian kerja diputuskan gak pakai surat, cuma lisan,” kata Taufik kepada TribunSolo.com, Selasa (25/5/2021).

“Lagian secara prosedural, secara hubungan industrial, kesalahan fundamental yang mem-PHK dia Media Officer bukan Manajer HRD,” tambahnya.

Taufik mengatakan kasus semacam ini tentu membuat malu internal manajemen Persis Solo.

“Tidak boleh seperti itu ini negara hukum, jangan pakai aturan sendiri. Kaesang gak ngerti, kalau ini meletus, malu – maluin Persis,” katanya.

(*)

sumber: sosok.id

0 Comment

Leave a Comment