Miris! Bukannya Diantar ke Tempat Karantina, Gadis Pasien Covid-19 Justru Diperkosa Oleh Sopir Ambulans, Masyarakat Marah Hingga Minta Menteri Kesehatan Mundur

Subtitle goes here

By:

September 09, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Entah apa yang ada dalam pikiran sopir ambulans satu ini yang tak takut dengan virus corona. Bahkan justu melakukan tindakan bejat pada orang yang sedang tertular virus corona.

Yang lebih mengherankan lagi, saat ia membawa seorang gadis pasien virus corona yang dikenal dengan sebutan covid-19 tersebut. Bukannya membawa ke rumah sakit ataupun tempat karantina untuk pasien virus yang sangat menular tersebut, ia justru membawa gadis malang itu ke tempat sepi.

Di tempat tersebut, ia nekat merudapaksa pasien virus corona itu tanpa takut tertular covid-19. Insiden tak bermoral tersebut terjadi saat salah seorang sopir ambulans ditugaskan mengantar seorang pasien covid-19 ke rumah sakit rujukan virus corona.

Loading...

Kejadian yang terjadi di pada hari Sabtu itupun menjadi catatan kelam tambahan dalam penanganan virus corona di dunia.

Seorang sopir ambulans bernama Noufal V (25) yang berasal dari Kayamkulam, India sedang bertugas mengoperasikan ambulan swasta Kaniv 108 melakukan tindakan tak bermoral.

Ia pun langsung dipecat dari tempatnya bekerja setelah insiden pemerkosaan yang dilakukannya terbongkar.

Insiden tersebut terjadi di sebuah wilayah bernama Pandalam, yakni salah satu daerah yang berada di negara bagian Kerala, India.

Mendapat laporan mengenai tindak asusila pada seorang gadis pasien virus corona oleh sopir ambulans, pihak kepolisian pun langsung mengamankan pelaku.

Kepala polisi distrik Pathanamthitta, KG Simon, mengatakan gadis itu dijemput dari kediaman pamannya di Vadakkedathukavu ke rumah sakit.

“Dia dijemput dari rumah sekitar jam 10 malam lalu diantar ke CFLTC Adoor, tempat Noufal menjemput seorang wanita tua.”

“Dia melakukan kejahatan di tempat sepi dekat Aranmula setelah mengantar wanita tua itu ke CFLTC Kozhencherry.”

CFLTC adalah singkatan untuk rumah sakit rujukan pasien virus corona di INdia yang memiliki kepanjangan Covid First Line Treatment Centers.

Insiden pemerkosaan yang dialami oleh pasien covid-19 tersebut terbongkar setelah korban melaporkan perbuatan bejat pelaku saat tiba di CFLTC Pandalam.

Mengutip dari Times of India, Senin (7/9/2020), menurut penuturan pihak kepolisian, pelaku sudah hampir setahun menjadi operator ambulans.

Ternyata, pelaku juga pernah hampir terjerat kasus kriminal sebelum bekerja sebagai seorang sopir ambulans.

Ia diketahui hampir membunuh salah seorang warga dalam kasus penyerangan di daerah bernama Alappuzha.

Kasus itupun kini tersiar di seantero India hingga Partai oposisi India United Democratic Front (UDF) dan Bharatiya Janata Party (BJP) atau partai penguasa di negeri Sungai Gangga tersebut menyerukan penyelidikan kasus asusila ini.

“Gadis itu diantar sendirian dengan ambulans bersama pelakunya… Polisi sekarang mengatakan dia memiliki latar belakang kriminal; kenapa ini tidak dipikirkan sebelum dia ditunjuk?” keluh pemimpin oposisi Ramesh Chennithala.

Sementara itu kepala negara bagian Kerala dari partai BJP K Surendran mengatakan, insiden itu menyoroti kesalahan pemerintah.

Hingga membuat seruan melebar dengan kritik keras serta permintaan agar menteri kesehatan India mengundurkan diri.

“Kami menuntut pengunduran diri Menteri Kesehatan,” ujarnya dikutip dari Times of India.

Petugas medis distrik Pathanamthitta AL Sheeja menerangkan, perawat pemerintah menemani pasien di ambulans hanya jika kondisinya serius karena layanan tersebut dikelola oleh perusahaan swasta.

“Sesuai peraturan, teknisi medis darurat (EMT) harus ada di ambulans, tetapi dalam kasus ini hanya pengemudi yang ada. Kami tidak tahu kenapa EMT itu tidak ada,” ujarnya.

Untuk diketahui, korban pemerkosaan tersebut adalah salah satu dari 148 pasien covid di distrik itu pada Sabtu (5/9/2020).

Ibu dan adik korban ternyata telah terlebih dahulu dinyatakan positif covid-19 dan telah dirawat di tempat yang sama.

Mendengar seruan yang hampir berdengung di seluruh wilayah India mengenai kasus pemerkosaan yang dialami pasien covid-19 tersebut, Menteri Kesehatan India, KK Shailaja angkat bicara.

Ia mengatakan akan menindak tegas pada pelaku pemerkosaan tersebut.

Dia berkata, Noufal dipekerjakan berdasarkan pengalaman masa lalunya di layanan ambulans di Alappuzha selama 2014-2015. (*)

sumber: sosok.id

0 Comment

Leave a Comment