Meninggal Saat Hamil, Bayi Dalam Kandungan Artis Cantik ini Tak Dikeluarkan dan Turut Dimakamkan Bersama Ibunya

Subtitle goes here

By:

Juli 21, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Nama artis Saphira Indah terkenal lewat perannya di film Eiffel I’m In Love dan The Virgin. Namun, siapa sangka kabar duka datang dari artis cantik ini pada Januari 2019 silam.

Di mana Saphira Indah dikabarkan menghembuskan napas terakhir saat tengah mengandung 6 bulan.

Sang suami, Rico Hidros Daeng, mengatakan bila selama hidupnya Saphira Indah diketahui tak memiliki riwayat penyakit serius.

Menurut lelaki yang akrab disapa Ai itu, Saphira awalnya mengalami sesak napas biasa, setelah diperiksa, ternyata ada masalah pernapasan di paru-paru Saphira.

“Sebenarnya enggak ada sakit yang gimana. Cuma sesak (napas) biasa doang. Tapi selama lima hari, hari kelima fatal. Jadi ada masalah pernafasan di paru-paru,” kata Ai.

Tiba-tiba saja artis cantik yang bermain dalam film Eiffel I’m in Love ini mengaku sesak napas.

Saphira juga merasa badannya meriang hingga meminta sang suami untuk mengantarnya ke rumah sakit.

“Lagi di kamar. ‘sesak nih, meriang, ke rumah sakit yuk’ dia bilang. Cek yuk ke rumah sakit. Itu malam, ya udah dibawa ke rumah sakit. Dirawat,” lanjutnya.

Dikutip Grid.ID melalui Tribunnews.com, Selasa (20/7/2021), jenazah Saphira Indah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (31/1)

Saphira dimakamkan bersama dengan bayi di kandungannya.

Suami Saphira, Rico Hidros Daeng mengatakan sang istri meninggal dunia dalam keadaan hamil enam bulan.

Ketika meninggal, Saphira Indah ini dimakamkan bersama dengan bayinya berjenis kelamin perempuan.

“Dikuburin bareng, nggak dikeluarin baby-nya, dia pengen banget bareng karena sudah tiga tahun kosong kan,” ucapnya, saat di lokasi pemakaman, Kamis (31/1/2019).

Selama enam bulan mengandung, almarhumah bersama Ai sangat antusias.

Bahkan mereka sudah memeriksakan kandungan ke beberapa dokter kandungan untuk memastikan kesehatan sang buah hati.

“Kita keliling, ikhtiar ke dokter A, B, C, D. Ya alhamdulillah ketemu dokter yang pas,” katanya.

Kondisinya pun sejauh ini sehat dan tidak ada masalah.

Namun semua harapan tersebut tidak bisa menjadi kenyataan. Saphira meninggal dunia bersama bayi yang ada dalam kandungannya.

“Sehat banget (bayinya) karena tiap bulan selalu control 3D, 4D, semua bagus. Makanya kaget, nggak kepikiran dia nggak ada,” ujarnya.

Ai pun berujar jika setiap orang memiliki jalan meninggal yang berbeda-beda dan tak bisa diprediksi.

“Tapi tiba-tiba ya ajal kan modelnya beda beda. Kadang-kadang orang lagi duduk ya meninggallah. Ya begitulah. Kan kita enggak bisa prediksi,” sambungnya.

sumber: grid.id

0 Comment

Leave a Comment