Kisah Pilu Guru Cantik yang Dipecat dan Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector Pinjol

Subtitle goes here

By:

Mei 18, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah ini mirip nasib yang dialami Melati, guru TK di Kota Malang, Jatim yang terjerat utang pinjaman online (pinjol).

Utang Melati yang awalnya tak seberapa kemudian menggembung setelah dihitung dengan bunga yang harus dibayar. Kehidupan guru TK yang telah mengabdi selama 13 tahun ini berubah karena terus diteror debt collector pinjol.

Saking setresnya, Melati bahkan nyaris bunuh diri karena tak kuat dengan teror dan ancaman akan dibunuh oleh penagih utang. Ibu satu anak yang tinggal di kawasan Sukun, Kota Malang ini mengaku semakin terpuruk setelah dipecat sebagai guru TK lantaran mengaku terlilit utang pinjol.

Dia diberhentikan setelah mengaku ke pihak sekolah tentang kemungkinan seluruh kontak di telepon genggamnya akan mendapat teror dari debt collector pinjol yang menagih utangnya.

Melati yang berharap dapat dukungan dari teman pengajar dan sekolah malah justru disodori surat pengunduran diri dan diberhentikan mengajar.

Padahal, Melati mengaku terlilit utang karena diminta melanjutan kuliah oleh pihak sekolah. Ironisnya, kasus ini berawal dari kebutuhan membayar kuliah semester akhir sebesar Rp2,5 juta yang harus segera dibayarkan.

Melati terpaksa meminjam dari beberapa aplikasi pinjol karena diawal pinjaman hanya dibatasi maksimal Rp600 ribu. “Saya tidak menyangka semua pinjaman ternyata hanya berjangka waktu jatuh tempo 7 hari. Mulai ditagih dan diteror setelah hari kelima peminjaman,” katanya saat ditemui di rumahnya sambil menahan tangis, Senin (17/5/2021).

Utangnya yang semula hanya Rp2,5 juta kini dihitung dengan bunga membengkak dan berlipat jadi Rp40 juta hanya dalam waktu kurang dari 6 bulan.

Saat ini Melati dibantu beberapa sahabat dan kuasa hukum yang merupakan wali dari murid TK yang diajarnya berharap bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyelesaikan permasalahan utang pinjol ini.

sumber: daerah.sindonews.com

0 Comment

Leave a Comment