Gadis Cantik Dibakar Pacar, Keluarga: Jangankan untuk Menangis, Buka Matanya pun Indah Tak Sanggup

Subtitle goes here

By:

Mei 09, 2021

Shares

5.0 of 1 User
Loading...

Aksi keji dilakukan seorang pria, membakar kekasihnya saat bertengkar di Bandung, Jawa Barat.

Diketahui gadis cantik dibakar itu bernama Indah dan mengalami luka bakar hingga 80 persen.

Bahkan, si pelaku bakar gadis cantik itu hingga kini masih buron. Akibat luka bakarnya, Indah masih belum bisa membuka matanya.

Informasi itu terkuat saat penggalangan dana dilakukan di Kitabisa.com.

Disebutkan bahwa gadis cantik itu saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Bahkan kini pihak keluarga menggalang donasi untuk biaya pengobatannya melalui kitabisa.com.

Dalam penggalangan dana melalui kitabisa.com tersebut dituliskan, Dibakar 60%, Indah Tak Ingin Kehilangan Masa Depan.

Donasi dibuat oleh akun Iyus Darusman.

Dana yang terkumpul sebanyak Rp300.976.043 dari target Rp 300.000.000.

Dengan jumlah donasi dari 6456 Donasi dan waktu 85 hari lagi.

Namun tidak dijelaskan di wialyah Bandung mana dan kapan kejadian tersebut.

Berikut keterangan penggalangan dana tersebut:

Cerdas, cantik, dan penuh bakti pada keluarganya. Begitulah Indah, yang simpan begitu banyak mimpi agar kedua adiknya bisa sekolah lebih tinggi dari dirinya.

Hingga satu hari, orang keji membakar habis tubuhnya, dan kini tanpa operasi Indah akan kehilangan seluruh mimpi dan nyawanya…

Jangankan untuk menangis, untuk buka matanya pun Indah tak sanggup.

Kulitnya yang hangus mengelupas dibalik perban sekujur badannya yang merembes darah & nanah.

Namun dibalik luka-lukanya yang kini ancam ia lumpuh dan buta seumur hidup, masih ada mimpi dan doa agar kedua adiknya bisa lanjutkan sekolah, meski kini Indah tak tahu kapan ia bisa operasi & nyawanya bisa diselamatkan…

Suatu siang bolong, hidup Indah berubah drastis.

Saat ia dan kekasihnya tengah bertengkar di rumah, sang pacar menyiramnya dengan bensin dan menyulut api ke tubuhnya.

Sontak sekujur badannya terbakar habis, dan tetangga-tetangga yang panik segera melarikan Indah ke UGD terdekat, sementara pacarnya yang keji hingga kini masih buron…

Indah tiba di UGD dalam kondisi hangus terbakar.

Ayahnya yang tergopoh-gopoh datang dari tambak udang tempatnya bekerja, langsung tenggelam dalam air mata. Putri sulung yang dulu menyimpan begitu banyak mimpi agar keluarganya bisa bahagia, kini untuk bernapas pun harus berjuang…

Bagaimana tidak, dokter bilang luka bakar Indah sudah mencapai 80%.

Artinya, tanpa operasi beruntun untuk pulihkan lukanya, Indah akan terancam lumpuh & buta seumur hidup.

Tak hanya itu, infeksi mengintai organ-organnya dan ia tak akan bisa bertahan hidup!

Tak terbayang hancurnya hati Pak Iyus dan Bu Nuryani. Indah si sulung yang selalu sigap mencari kerja & mengais nafkah demi kedua adiknya bisa lanjut sekolah, kini meregang nyawa dibalik luka-lukanya.

Dirawat berhari-hari, luka bakarnya kini 60%, namun tetap pada tingkat 3 yang berbahaya.

Tangisan Pak iyus penuhi ruang ICU, sementara ia teringat kedua adik Indah di rumah menanti kakak mereka pulang…

Pasalnya, darimana lagi ia harus gantungkan asa? Tambak udangnya yang tiap hari hingga larut malam ia garap hanya mampu hasilkan Rp1,5jt sebulan.

Bayangkan uang sekecil itu untuk biayai operasi Indah yang makan ratusan juta dan tak mungkin hanya sekali.

Sementara sang ibu yang tiap hari jual makanan di kantin pun tak lagi bisa bekerja demi jaga kedua adik Indah di rumah, hingga pemasukan mereka menurun drastis…

Pilu seorang ayah yang takut kehilangan putri sulungnya, semakin terasa saat kian hari kesadaran Indah makin menurun.

Dalam hati, Pak Iyus maafkan dengan ikhlas pacar yang begitu tega bakar putrinya.

Kini dalam benaknya tersisa pertanyaan: berapa keras lagi ia harus berjuang agar Indah bisa buka matanya sebelum direnggut maut?

#OrangBaik, Ramadhan ini hanya satu pinta Pak Iyus: agar Indah bisa pulang ke rumah, dan bangkit dari pedih luka-lukanya. Yuk, kita kembalikan masa depan Indah dengan cara:

1. Klik “Donasi Sekarang”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit)
4. Teman-teman akan mendapat laporan via email
—————

Disclaimer:

– Donasi hanya akan disalurkan ke pasien RSHS yang menggalang dana di Kitabisa

– Donasi hanya akan ditujukan ke penggalangan yang sudah terverifikasi oleh tim Kitabisa

– Tim RSHS akan menentukan pemilihan penyaluran bantuan berdasarkan beragam faktor, seperti urgensi pengobatan, kecukupan dana, dll

0 Comment

Leave a Comment