Disebut Melarat, Ustaz Kondang Ini Tak Mampu Bayar Tagihan Listrik Hingga Nangis saat Diancam Petugas PLN: Saya Malu Banget

Subtitle goes here

By:

Agustus 21, 2020

Shares

3.0 of 1 User
Loading...

Menikah di usia muda di kalangan artis bukanlah hal jarang dijumpai. Artis FTV dan sinetron Indri Giana adalah salah satu mantan artis remaja yang memutuskan menikah di usia muda.

Ia menikah di usia 19 tahun dengan seorang ustaz bernama Riza Muhammad. Meski perbedaan usia di antara keduanya cukup jauh yakni 11 tahun, namun tak menghalangi Giana menikah dengan pria religius itu.

Menikah pada 14 Maret 2014 silam, Giana dan Riza telah dikaruniai putri cantik dan diberi nama Zulaika Nisaaul Jannah Makkatul. Putri pertama mereka kini sudah berusia hampir 4 tahun dan beranjak besar.

Loading...

Namun, baru-baru ini heboh kabar kalau ustad kondang ini hidupnya kian susah. Hingga tak mampu bayar tagihan listrik?

Mengutip Tribun Pekanbaru, kesulitan ekonomi saat ini tidak hanya dirasakan oleh kalangan masyarat, tapi juga dunia selebriti tanah air.

Lama tak terdengar kabar, Ustaz Riza Muhammad baru-baru ini membawa kabar yang kurang mengenakkan

Bagaimana tidak, sang ustaz mendadak didatangi oleh petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Bukan tanpa alasan, hal itu karena sang ustaz disebut telat membayar hingga berujung pada pemutusan listrik.

Sambil menangis dan mengaku malu, sang ustaz pun mencurahkan isi hatinya.

Hal itu diketahui dari unggahan di kanal Youtube Net Entertainment News yang diunggah pada Kamis (06/08/2020).

Dalam unggahan itu, Ustaz Riza menunjukkan kertas peringatan dan pemutusan listrik dari PLN.

Sang Ustaz mengaku tak terima lantaran merasa diancam oleh PLN. Padahal, bila PLN datang baik-baik dan memberikan waktu ia mengaku akan membayar.

Tak hanya itu, ia juga curhat dengan situasi covid-19 yang membuat pekerjannya datang tak menentu.

“Saya tidak pernah ngadat dalam bayar PLN, jadi setiap beberapa hari sekali saya pasti terima surat peringatan plus pemutusan.

Bayangkan, covid-19, situasi kerja nggak nentu di mana masyarakat betul-betul menerime kebijakan.

Berapa kali petugas datang dengan kata bila hari ini tidak bayar maka akan diputus itu ancaman bagi saya.

Kalau memang mereka datang untuk kasih waktu dan peringatan pasti kita terima, karena pasti kita akan membayar.

Kalimat-kalimat kalau tidak bayar akan diputus itu menurut saya nggak bijak ya, karena setiap masyarakat punya hak,” terang sang ustaz.

Mengetahui hal itu, petugas PLN yang duduk di sebelahnya pun angkat bicara. Ia mengaku telah melakukan tugasnya sesuai aturan dari perusahaan.

“Ketika, pelanggan tidak melakukan pembayaraan sampai masa waktu pembayaran di aturan kami jelas.

Selain kena denda keterlambatan itu PLN dari pihak pertama sudah berhak melakukan pemutusan sementara.

Ketika pelanggan sudah membayarkan maka akan dilakukan pembayaran kembali,” ujar petugas PLN.

Sementara itu, istri dari Ustaz Riza, Indri Giana mengaku takut bila terjadi pemutusan.

Ia lantas membayar tagihan Rp 5 juta rupiah itu meski harus mengais-ngais ke kerabat.

“Jadi saya akan bayar ya mas hari ini, entah uang dari mana, yang jelas kita lunasi hari ini, nanti kedepannya kita nggak akan telat lagi,” ujar Indri.

Mengetahui kejadian tersebut, sang ustaz pun sampai menangis lantaran merasa dibuat malu.

“Saya nggak tahu hikmah di balik semua ini apa,saya malu banget saya malu banget

Saya belum pernah yang seperti ini, saya belum pernah yang nggak bayar listrik tu nggak pernah,” terangnya.

Saking kesalnya, ustaz Riza pun sampai nekat meminta PLN untuk memutus listriknya apabila telat membayar.

“Makanya selanjutnya kalau mau diputus di putus ajalah, dari pada ditagih seperti saya punya utang berbulan-bulan nggak bayar, padahal baru baru telat beberapa hari aja,” pungkasnya.

sumber: wiken.grid.id

0 Comment

Leave a Comment