Diduga Stres Tiap Bulan Diminta Transfer Rp1.4 Juta Oleh Pacar, Pria di Bangka Tengah Gantung Diri

Subtitle goes here

By:

Mei 09, 2021

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Aming alias Jojon, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar tidurnya di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah , Selasa (4/5) pagi.

Aming nekat mengakhiri hidupnya lantaran stres, sang kekasih kerap meminta uang bulanan sebesar Rp 1,4 juta.

Aming pertama kali ditemukan oleh ibuny, Achiang.

Saat ditemukan, pria berusia 36 tahun itu sudah dalam kondisi tewas dalam keadaan tergantung dengan seutas tali.

Aming alias Jojon, nekat mengakhiri hidupnya karena diduga merasa frustasi dan stres.

Sang kekasih kerap meminta uang bulanan sebanyak Rp 1,4 juta sebanyak lima kali.

Hal itu terungkap dari keterangan kakak Aming,Nyun.

Menurut Nyun, sekira pukul 05.30 WIB, ibunya masih melihat korban sempat makan dan minum kopi di kamarnya.

Sekira pukul 06.30 WIB, ibunya memanggil Aming untuk berangkat kerja dan membawakan bekal makanan.

Namun dipanggil tiga kali tidak juga ada respons, ibunya mendatangi Aming dan menemukan anaknya tewas gantung diri.

“Aming dipanggil, sampai tiga kali tidak menyaut, setelah penasaran didatangi. adik saya sudah dalam kondisi meninggal dunia gantung diri,” sambung Nyun.

Nyun mengungkapkan berdasarkan cerita ibunya, belakangan ini adiknya, memang sering bertengkar dengan pacar, bernama CE (28) yang tinggal di Palembang, Sumatera Selatan.

Aming merasa frustasi karena sang pacar sering meminta uang bulanan.

Selama berpacaran dengan CE, Aming tidak bisa mengumpulkan gajinya untuk kehidupan sehari-hari.

Sebelumnya, pacar sang adik pernah menginap di rumah selama delapan hari, setelah itu kembali lagi ke kediamannya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra membenarkan atas peristiwa b**uh diri, yang dilakukan oleh Jojon alias Aming, diduga penyebabnya karena ada permasalahan dengan pacarnya.

“Iya, benar. Aming mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, diduga korban di ada permasalahan, yang sering terjadi. Yakni ribut dengan sang pacarnya, yang mana korban merasa frustasi dan stres,” kata AKP Adi Putra, Selasa (4/5/2021)

Korban kini telah dimakamkan di Perkuburan Sentosa Desa Jeruk.

0 Comment

Leave a Comment