Ashanty ‘Ibu Tiri’ Sabar Dimaki Raul Lemos, Aurel ‘Menjerit’ Minta Petunjuk Allah

Subtitle goes here

By:

Juni 10, 2020

Shares

2.0 of 1 User
Loading...

Anang Hermansyah Dan Ashanty Mencoba Menanggapi Dengan Tenang Perlakukan Raul Lemos Yang Sempat Marah Besar Pada Mereka. Belajar Dari Ayah Dan Ibu Tirinya, Aurel Kini Bersikap Tegar Dan Mengunggah Doa Bijak.

Anang Hermansyah kerap dicibir oleh suami kedua Krisdayanti, Raul Lemos. Namun selama dihina, Anang tak pernah sekalipun menanggapi dengan perkataan kasar.

Padahal biasanya Anang cenderung gagal dan blak-blakan dalam mendidik anak. Namun Anang rupanya memilih mendiamkan sikap Raul yang dari dulu selalu sinis itu. Sebaliknya, Anang tak mau ketularan sikap kasar Raul. Ia memilih menjadi pihak yang lebih waras.

Loading...

“Kalau kita tahu siapa yang menyerang kita, kita sudah tahu ‘Oh orang itu yang menyerang kita seperti ini’,” terang Anang. “Udah tahu jelas orangnya seperti ini. Kalau kita mau ikut, berarti kita sama sama dia. Cobalah untuk berpikir lebih dewasa saja. Kalau aku lihat, ‘loh, kok begini, ya. Kok yang ngomong begini’. Aku sudah tahu, ngapain diladenin. Kalau katanya orang Jawa, ini yang ngomong ‘Sudahlah yang waras ngalah’.”

Sama seperti Anang, Ashanty juga berusaha memberikan dukungan. Meski dimaki oleh Raul, Ashanty sebagai ibu tiri tak mau menambah panas suasana.

“Aurel tidak seperti itu, Aurel nggak berniat menyakiti siapa-siapa, karena terlalu banyak ikut campur makanya jadi besar,” kata Ashanty. “Biar suasana adem dulu ya.”

Belajar dari sikap santuy Anang dan Ashanty, Aurel kini mencoba meminta petunjuk Allah. Meski mengisyaratkan kesedihan, Aurel berharap bisa menjalani hidupnya dan bersikap lebih baik.

“Bismillah,” demikian unggahan doa yang diibaratkan sebagai “jeritan hati” dari Aurel. “Semoga Allah membimbing setiap langkah, sehingga apapun yang kulakukan menjadi berkah dan apapun yang kuusahakan berbuah indah.”

Sebelumnya, psikolog Kasandra Putranto sempat mengingatkan soal ego orangtua yang membuat anak jadi tertekan. Bahkan tak dipungkiri, trauma anak tak bisa hilang bertahun-tahun apabila ada indikasi kekerasan.

“Yang utama biasanya pengalaman saya adalah ego,” kata Kasandra. “Ketika ayah dan ibu masing-masing punya ego. Atau ada yang melakukan kekerasan, baik fisik, verbal, psikologis. Baik kekerasan di dunia maya. Adanya penutupan akses, tidak diizinkan bertemu. Ini sangat berbahaya. Kenapa? Akhirnya tumbuh kembang anak menjadi tidak maksimal.”

sumber: wowkeren.com

0 Comment

Leave a Comment