5 Resep Herbal Tradisional Indonesia Ini Bisa Dicoba di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Subtitle goes here

By:

Mei 13, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Pandemi virus Corona Covid-19 membuat sebagian orang melirik cara-cara alternatif sebagai upaya pencegahan agar tidak ikut tertular. Bahkan cara ini juga digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan virus Corona SARS-CoV-2 ini.

Tumbuhan herba jadi satu di antara yang langsung melejit seiring masuknya virus corona. Hal itu karena tumbuhan herba ini diyakini memiliki khasiat tertentu, terutama menangkal virus corona.

Meski belum terbukti secara klinis, beberapa produk tumbuhan herba disebut-sebut dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit seperti virus corona.

Loading...

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, tumbuhan herba adalah tumbuhan yang daun, bunga, atau akarnya dapat digunakan untuk bumbu makanan, obat-obatan, atau parfum.

Di Indonesia, negara yang dengan rempah-rempah, produk tumbuhan herba ini tak sulit kita temukan. Tumbuhan herba tersebut di antaranya kunyit, temulawak, jahe, dan sebagainya.

Selama turun-temurun produk tumbuhan herba itu digunakan untuk membantu kesembuhan penyakit-penyakit tertentu, selain digunakan sebagai bumbu dapur.

Beragam resep untuk mengolah tumbuhan herba tersebut menjadi produk menyehatkan juga telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Berikut Bola.com menyuguhkan kembali resep-resep tersebut. Anda bisa mencoba resep-resep herbal tradisonal Indonesia tersebut sembari menjalani karantina mandiri saat pandemi virus corona.

1. Temulawak

Temulawak, atau jahe jawa adalah tanaman rempah asli Indonesia yang selama berabad-abad telah diamati memiliki beberapa manfaat kesehatan, seperti untuk meredakan mual, pusing, dan gejala flu seperti bersin-bersin dan batuk.

Penggunaan yang paling umum dari ramuan ini adalah untuk meningkatkan nafsu makan, terutama untuk anak-anak. Biasanya diberikan pada anak usia dini atau balita yang tidak memiliki nafsu makan.

Untuk membuat ramuan temulawak, tumbuk temulawak dan rebus dengan asam dan gula aren, biarkan mendidih sampai hanya tersisa setengah air.

2. Kunyit-Asam Jawa

Sering ditemukan dalam resep masakan Asia, kunyit juga sering dijadikan minuman tradisional karena memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.

Dikombinasikan dengan asam jawa, minuman herbal asam kunyit jadi obat untuk meredakan nyeri haid, peradangan, tekanan darah tinggi, dan penyakit lainnya.

Banyak juga yang mengandalkan minuman herbal ini untuk menurunkan berat badan atau menjadi minuman diet.

Untuk membuat minuman ini, seduh kunyit atau bubuk kunyit dan asam jawa dalam takaran yang sama, tambahkan sedikit gula aren dan sedikit garam, hidangkan dalam keadaan hangat.

3. Beras Kencur

Minuman tradisional ini tetap menjadi satu di antara favorit orang Indonesia, tidak hanya untuk manfaat kesehatan, tetapi juga karena rasanya yang segar dan lezat.

Kencur, juga dikenal sebagai jahe aromatik atau pasir jahe, kaya akan seng dan mineral lainnya, menjadikannya bahan umum untuk berbagai masakan tradisional dan resep obat di seluruh Asia.

Dikombinasikan dengan rempah-rempah lainnya, minuman herbal ini dapat membantu mengurangi kolesterol, peradangan, dan menambah sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.

4. Kumis Kucing

Kumis kucing atau teh jawa sering digunakan dalam resep obat, baik tradisional maupun modern. Tanaman ini sangat terkenal karena mudah untuk ditanam di halaman belakang rumah, dan memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

Ada berbagai resep untuk berbagai jenis gejala yang dapat dibuat dari tanaman ini, tetapi sebagian besar menyeduh tanaman dan dijadikanya teh sudah cukup untuk membuat obat tradisional yang membantu meredakan diabetes, tekanan darah tinggi, demam, bahkan PMS.

Minuman kumis kucing juga aman dikonsumsi setiap hari sampai gejalanya hilang.

5. Sarabba

Saraba adalah minuman khas dari Sulawesi Selatan. Penduduk setempat menikmati minuman ini setiap hari dan saat acara-acara adat.

Resep ini mengandung sejumlah rempah-rempah, menjadikan sarabba ideal untuk membantu menjaga tubuh tetap hangat saat cuaca dingin.

Tidak hanya rasanya yang lezat dan dapat menghangatkan tubuh, sarabba juga diketahui dapat membantu meredakan flu dan meningkatkan stamina serta kekebalan tubuh.

Untuk membuat satu gelas sarabba yang hangat dan lezat, rebus air dengan irisan jahe, serai, dan kayu manis. Kemudian tambahkan gula aren, lada, dan juga santan. Biarkan terus mendidih selama 10 menit.

Pada menit terakhir tambahkan kuning telur di atasnya. Sajikan sarabba selagi hangat, agar mendapatkan khasiatnya.

Sumber:The Culture Trip

0 Comment

Leave a Comment